"Selamat Idul Fitri 1 Syawal 1438 H, Mohon Maaf Lahir dan Bathin"

Merancang Antenna Amatir Radio dengan MMANA


Pada saat di install setelah file di download disini, MMANA telah menyiapkan banyak contoh antenna yang dapat kita gunakan tanpa perlu membuat contoh antenna yang baru. Berbagai contoh tersebut dapat di akses melalui menu MMANA File --> Open, di dalamnya akan ada beberapa folder berisi contoh antenna, seperti,

* Aperiodic - seperti Rhombic.
* Feeders - antenna feeder.
* HF Beam - antenna beam di HF.
* HF multiband - antenna multiband di HF.
* HF Simple - antenna sederhana di HF.
* Match - untuk matching impedansi.
* Receive - untuk receiver / radio penerima.
* Short - antenna pendek.
* VHF - antenna VHF dan UHF.
* VHF Beam - antenna beam / yagi di VHF / UHF.

Dan masih banyak lagi. Jika kita tidak perlu men-tune antenna ke frekuensi yang lain, maka sebenernya proses simulasi sangat sederhana sekali.

Langkah yang perlu dilakukan adalah,


1. Load file antenna yang di inginkan, melalui menu MMANA File --> Open --> Folder yang diinginkan -> File yang di inginkan.


2. Setelah file antenna di load, anda akan di suguhi dimensi / geometri antenna yang akan di simulasikan, beserta berbagai informasi lainnya, seperti posisi source dan load (coil) yang di pasang di antenna.

3. Klik Menu Calculate untuk siap men-simulasi antenna. Jika anda ingin mengubah frekuensi simulasi, anda dapat melakukannya sekarang dengan mengubah frekuensi pada Kotak Frekuensi.

4. Tekan tombol start untuk mensimulasi antena, informasi yang akan di keluarkan antara lain adalah SWR, Gain, sudut elevasi pancaran.

5. Langkah selanjutnya yang sering dilakukan adalah melihat performance (SWR, Gain dan pola radiasi antenna) dalam rentang frekuensi tertentu. Hal ini dilakukan menggunakan menu Plot yang ada di bagian bawah dalam menu Calculate. Kita biasanya perlu menekan tombol "Detailed" untuk memperoleh semua kalkulasi pada berbagai frekuensi.

Kita selanjutnya dapat melihat Impedansi (Z) vs frekuensi

SWR vs Frekuensi

Gain vs Frekuensi

Polaradiasi vs Frekuensi

6. Jika kita cukup puas dengan hasil simulasi, bisanya kita ingin mengetahui dimensi / geometri antenna. Hal ini dapat dilakukan dengan menekan menu View, dimensi kabel terdapat di samping kanan. Untuk mengetahui berbagai dimensi kabel yang ada kita perlu menggunakan menu Selected Wire yang ada di kanan bawah.

Optimasi Antenna Pada Kriteria Tertentu

Sering kali, kita menginginkan antenna yang kita rancang untuk bekerja pada frekuensi tertentu, dengan gain tertentu atau Front/Back Ratio tertentu. Hal ini cukup mudah di lakukan melalui menu Calculate --> Optimization.

Pada menu optimization, kita dapat menset kriteria sukses yang kita inginkan, apakah itu,

  • Gain
  • F/B
  • Elev - sudut elevasi radiasi antenna
  • jX - komponen reactive dari antenna
  • SWR
  • Match
  • Current - arus di maksimalkan di titik coax

Saya biasanya langkah pertama selalu mengoptimasi SWR yang dimaksimumkan, sementara yang lain di NOL-kan terlebih dulu.

Selanjutnya kita harus memilih elemen mana yang akan di optimisasi. Saya biasanya mengklik All element, Memang ini kadang-kadang akan membuat susah, tapi untuk pemula mungkin lebih mudah untuk memilih All element.

Sampai tahapan ini, kita sudah dapat langsung mengoptimisasi antenna dengan cara menekan tombol "Start".

Bagi anda yang ingin mengoptimisasi ke impedansi tertentu, kita perlu mengubah-nya pada menu Advanced.

Bagi anda yang ingin mengoptimisasi ke frekuensi tertentu, bisa beberapa frekuensi sekaligus kalau antenna yang di rancang adalah multiband, maka dapat masuk ke menu Band Settings.

Dalam contoh gambar, antenna di optimasi untuk bekerja sekaligus pada tiga (3) frekuensi center, yaitu, 10.12MHz, 7.035MHz, dan 3.8MHz.

Tekan tombol "Start" jika semua goal yang kita inginkan telah dimasukan. MMANA akan berusaha mengoptimasi disain antenna sesuai dengan goal yang kita inginkan.

dikutip dari sini


Berlangganan info dari kami silahkan masukan email anda:

0 Response to "Merancang Antenna Amatir Radio dengan MMANA"

Posting Komentar