"Selamat Idul Fitri 1 Syawal 1438 H, Mohon Maaf Lahir dan Bathin"

Crop Circle juga muncul di Grobogan


Fenomena "Crop Circle" memang masih menjadi pertanyaan di kalangan umum, stelah muncul di Sleman Jogjakarta sekarang juga muncul di Magelang Jawa Tengah("Crop Circle" Ketiga Muncul di Magelang). Ada juga anak-2 SD praktek membuat Crop Circle ini di lahan kosong di Kudus ("Crop Circle" di Kudus Dibuat Siswa SD). Tetapi Crop Circel di Grobogan di mana ya????
Kalau yang muncul di Grobogan crop circel tidak berbentuk simetris, tetapi kebanyakan tidak beraturan. Hal ini membuat para petani Grobogan di hantui gagal panen padi pada musim ini. Ya kenapa???
Gagal panen akibat "Crop Circle" wereng coklat sempat menghantui petani, karena hama wereng ini rupanya belum mau hengkang dari persawahan di kabupaten Grobogan, karena sampai saat ini para petani di kawasan desa Candi, Genuk masih disibukkan dengan penyemprotan di sawah guna membasmi hewan berkelompok ini. Hal tersebut juga terjadi pada petani di kecamatan Toroh, Kradenan dan Gabus. Bahkan beberapa areal padi di Rejosari dikabarkan telah gagal panen. Sehingga petani banyak yang menderita kerugian.

Sedangkan di desa Pakis Kradenan ada pula hewan orong-orong yang menyerang batang padi, seperti yang disampaikan Kades Pakis via telepon kepada Cakrawala. Namun pihaknya sudah berusaha menanggulangi dengan mengerahkan kelompok tani yang ada di desa tersebut.

Sedangkan Eddy kepala Dinas Pertanian Grobogan ketika dikonfirmasi Cakrawala via telepon, tidak bersedia mengangkat. Karena beberapa waktu yang lalu dia pernah berkata kepada wartawan jika hama wereng coklat di kabupaten Grobogan sudah terkendali

Menurut seorang tokoh pertanian di Grobogan mengatakan bahwa salah satu sebab karena adanya pemakaian pupuk-pupuk kimia dan pestisida yang over dosis,..sehingga bisa menyebabkan ekosistem terganggu dan akhirnya justru akibatkan mutasi genetik wereng menjadi semakin menggila, apalagi ini ada perubahan iklim yang sebabkan curah hujan ekstrem. Para ahli sudah temukan justru dengan anomali iklim ini siklus wereng bisa tak terputus oleh siklus pola tanam. sumber:http://cakrawalainterprize.com

Berlangganan info dari kami silahkan masukan email anda:

0 Response to "Crop Circle juga muncul di Grobogan"

Posting Komentar