"Selamat Idul Fitri 1 Syawal 1438 H, Mohon Maaf Lahir dan Bathin"

Uji Ulang Kompetensi Guru Bersertifikasi


Kalau kita lihat temen-temen guru yang telah bersertifikasi enak ya...sering dapat tunjangan yang mungkin besarnya memang lebih bagi kantong seorang guru. Nah itulah yang membuat banyak orang menjadi iri.. :) hehehe, maka menanggapi keluahan, usulan dan apa sajalah dari banyak orang tersebut, Pemerintah akan mengadakan Uji Kompetensi Ulang untuk Guru yang Bersertifikasi. Maka bagi anda yang telah bersertifikasi serta telah menikmati tunjangannya bersiap-siaplah agar tunjangan yang telah dinikmati ini nantinya terhenti karena anda tidak Lulus Uji Ulang Kompetensi Guru Bersertifikasi tersebut. Anda dapat melihat-lihat lagi arrtikel tentang Uji Kompetnsi Awal UKA Serta Sertifikasi Guru disini. Khabarnya Jadwal Uji Kompetensi Ulang ini akan dilaksanakan Juli mendatang, dan akan dilaksankan secara online (lihat disini), siapkah anda?
Anda dapat melihat kutipan berita tentang uji ulang kompetensi guru bersertifikasi berikut ini:

Sebanyak 1.020 ribu guru bersertifikasi akan di tes ulang guna meningkatkan kualitas dan kompetensi mengajar.
Hal tersebut dikemukakan Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pendidikan dan Penjaminan Mutu Pendidik (BPSDMP dan PMP) Kemendikbud, Syawal Gultom di Jakarta, Rabu (30/5). Menurut Syawal tes ulang dilakukan sebagai konsekuensi dari peningkatan kualitas mengajar setelah mendapat pendapatan tambahan dari tunjangan profesi dari pemerintah.
“Melalui tes ulang ini kami akan mendapatkan pemetaan kompetensi para guru kita, apakah kualitas mereka akan meningkat atau tidak.Bagi yang tidak lulus tes kami akan adakan pembinaan,” ungkap Syawal Gultom.
Namun ia buru buru menegaskan bahwa tes ulang yang akan digelar tahun ini berbeda dengan uji kompetensi awal (UKA). Pada UKA, guru mengikuti tes uji berjuang mendapatkan kursi pelatihan dan sertifikasi. Sedangkan pada tes ulangan untuk mengevaluasi materi ajar dan pedagogisnya.
Adapun bentuk ujian tes ulang akan dilakukan secara online dan offline. Sistem ujian online ,soal dibuat secara acak melalui komputerdan hasil ujiannya dapat diketahui langsung setelah ujian berakhir.
Sedangkan bagi daerah yang belum memiliki fasilitas komputer atau internet ujian akan dilakukann secara tertulis. Menyinggung belum cairnya dana sertifikasi guru di daerah pada triwulan kedua tahun ini, Syawal menegaskan pihaknya telah menyerahkan sepenuhnya pada direktorat terkait. Dan direktorat tersebut melalui bendahara negara telah mentransfer dana sertifikasi ke dinas pendidikan daerah masing masing.
“Jadi masalahnya sekarang ada pada sistem pencairan pada dinas pendidikan daerah setempat, saya dapat kabar mereka yang telat karena masih melakukan verifikasi ulang ,”ujarnya.
Syawal berharap agar seluruh dinas pendidikan daerah segera mencairkan dalam waktu dekat agar para guru dapat menggunakana dana tersebut untuk kepentingan kesejahteraan mereka.
sumber : http://www.mediaindonesia.com

Berlangganan info dari kami silahkan masukan email anda:

6 Responses to "Uji Ulang Kompetensi Guru Bersertifikasi"

  1. intinya mas, mereka-mereka tidak iklas klo para guru hidupnya sejahtera, guru diidentikan dengan umar bakri, klo perlu kerja naik ontel aja atau jalan kaki, rumah kontrakan dan termarjinalkan. yaa klo begitu mendingan gak usah disertifikasi aja mas. menghabiskan dana aja. kebetulan sy guru mas dan lulus sertifikasi tapi alhamdullilah saya belum pernah mendapatkan apa yang namanya tunjangan sertifikasi itu tak tunggu sampai sekarang alhamdullilah juga belum kunjung cair. tapi besuk udah mau diuji lagi. yang renes dapat rejeki panitia pengujinya mas. akhirnya duitnya habis sehingga guru yang disertifikasi hanya mimpi menunggu cairnya gak cair-cair. lama-lama negeri ini kok lucu.....???????????

    BalasHapus
  2. Bismillah, Puji syukur kepada Allah. Sungguh ngeri dan memilukan nasib guru, baru dapat saja sedikit kebahagian sudah dikejar-kejar ujian ulang guru sertifikasi, menghabiskan anggaran negara saja. Apakah ini cara menghargai seorang pahlawan tanpa tanda dan jasa. Wahai para peminpin kami tidak mengharapkan apapun dari kalian, hanya beri kami sedikit untuk menghirup udara kebahagian. Guru yang selalu jadi sorotan kenapa pejabat-pejabat yang korup tidak dijadikan sebagai pembahasan. Berfikir dengan hati nurani. Afw

    BalasHapus
  3. Bapak2 pejabat yg ngobok-obok sertifikasi...kita tukar jabatan 1 semester saja mau gak? biar kita sama2 merasakan bagaimana rasanya jadi pejabat dan bagai mana rasanya jadi guru he...he...ada gak ya yang mau? sertifikasi th 2010 satu bulan sampai sekarang belum terbayar....kenaikan yg 10% juga belum terbayar, apa bapak2 pernah menanyakan pada guru2 yg mempunyai nasib seperti itu?

    BalasHapus
  4. para guru yang bersertifikasi, jangan hanya mau uangnya saja tapi peranngkat, tinggal copas aja, siswa tidak jadi prioritas mohon untuk koreksi diri. masak iya naiknya gaji guru tidak di iringi dengan naiknya kualitas pendidikan? mohon maaf jika ada kata yang menyinggung

    BalasHapus
  5. assalamualaikum bismillah. dengang tidak mengurangi rasa hormat.untuk yang sudah mendpatkan sertifikasi,tolong ditambah lagi wawasan ilmunya, perbaiki lagi akhlaknya, supaya bisa memberikan contoh yang lebih baik lagi,jadikanlah ilmu agama sebgai pondasi untuk mnyampainkn ilmu.dan DAN UJI KOMPETENSI TIDAK MENJAMIN GURU BISA SEGALA HAL, SERTA SERTIFIKASI TIDAK MENJAMIN GURU BISA SEJAHTERA. KENAPA GURU HARUS DI UJI LAGI KOMPETENSI NYA? BUKANKAH GURU ITU UDAH BERKOMPETEN, DENGAN BUKTI GURU TETAP MENGAJAR, WALAU GAJI KECIL, GURU TETAP MEMBERIKAN CONTOH YANG BAIK, WALAU TIDAK DIHARGAI, GURU TETAP MENDIDIK, WALAU DIPANDANG SEBELAH MATA OLEH PEMERINTAH, ATAU PUN MASYARAKAT.APALAGI GURU HONOR YANG GAJI NYA HANYA 100 RIBU SEBULAN, TAPI MEREKA DENGAN SENANG HATI MENGAJAR & MENDIDIK,IKUT SERTA MENCERDASKAN ANAK BANGSA. COBA, KALAU TIDAK ADA ORANG YANG MAU JADI GURU? MAU JADI APA GENERASI ANAK BANGSA? TOLONG YA HARGAILAH GURU.JANGAN HANYA MEMANDANG "WAH ENAK KAN UDAH SERTIFIKASI",JUSTRU KEHIDUPAN PARA GURU JAUH DARI SEJAHTERA.JANGANKAN UNTUK ENAK-ENAKAN ATAU HIDUP SENANG SEPERTI YANG LAIN, UNTUK MENGHIDUPI & MENYEKOLAHKAN ANAKNYA SENDIRI SAJA, SEORANG GURU HARUS MENGGADAIKAN SK KE BANK UNTUK PINJAM UANG. DIMANAKAN HATI NURANI MU?
    COBA SAJA PIKIRKAN, APAKAH MASIH ADA SEORANG ILMUAN SEPERTI GURU, YANG MAU MENTRASFER ILMU NYA DENGAN SUKARELA, SABAR, PENUH KASIH SAYANG, BERSAJAHAJA, DISIPLIN DAN TETAP KONSEKWEN MENDIDIK ANAK BANGSA.MUNGKIN UNTUK ILMUAN YANG LAIN, HANYA AKAN SEMANGAT BEKERJA DENGAN GAJI YANG BESAR..

    BalasHapus
  6. sertifikasi ulang guru hanya akan menghabiskan dana saja jangan2 ini akal2 PELAKSANA saja untuk menghabiskan dana tsb dg mengatasnamakan guru.kasian sekali nasibmu oh guru selalu dijadikan kambing hitam oleh negri ini

    BalasHapus